Candi Kalasan
atau biasa di sebut dengan Candi Kalibening merupakan candi peninggalan
bersejarah pada masa Dinasti Syailendra. Candi ini di temukan melalui
penggalian lebih dalam dan akhirnya di temukan stupa. Candi Kalasan di bangun
untuk menghormati Bodhisattva, Tarabhawana serta pembangunan candi ini
dilakukan pada zaman Maharaja Tejapurnapana Panangkaran dari keluarga
Syeilendra.Candi Kalasan berada di Desa Kalibening, Kecamatan
Tirtomartani, Sleman, Yogyakarta.
Keistimewaan Candi Kalasan memiliki sebuah penutup candi
yang bernama Bajralepa dan merupakan plesteran yang berpa batu halus.
Pada
pembuatan hiasan pada dinding candi cukup rapi dengan karya seni tinggi
menunjukkan bahwa pada saat pembuatan candi kalasan mempunyai ahli pemahan yang
cukup cakap.
Candi Kalasan dahulu kala di tutup oleh stucco sama
dengan candi candi yang lainnya, dan bagian penghalusan candi kalasan ditambah
batu penutup dari Batu Kapur. Bangunan Candi Kalasan berbentuk persegi dan
pada bagian atapnya mempunyai bentuk segi delapan serta bagian puncak ada
sebuah stupa.
Bagian
Candi dihiasi dengan ukiran yang sangat bagus begitu juga pada bagian atasnya,
ukirannya antara lain ada Arca, Dagoba dan arca manusia kerdil dengan perut
buncit dan membawa barang. Pada bagian kaki
Candi Kalasan berbentuk bujur sangkar dengan kaki candi terdapat makara dan di
sekililing candi ada hiasan Jambangan. untuk lebih detail mengenai keistimewaan
Candi Kalasan anda bisa mendatangi Candi tersebut.
Selain
itu, Candi Kalasan merupakan candi yang banyak di kunjungi oleh para wisatawan
karena letaknya yang strategis dan memiliki keunikan sejarah tersendiri. Namun di
kawasan jadi ini, tidak terdapat beberapa pedagang seperti yang berada di candi
Prambanan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar